Archive for Oktober, 2010

Open Innovation, open Business model

Open innovation for Business innovation merupakan model bisnis baru, yaitu perusahaan yang membagi ide produk (inovasi) kepada pasar. Perusahaan akan terlebih dahulu menanyakan pendapat pasar tentang inovasi terbaru perusahaan dan menarik feedback sebanyak-banyaknya.

Karena itulah, pada website perusahaan-perusahaan yang memakai model bisnis ini biasanya ditemukan page bagi public untuk menyatakan pendapatnya. Beberapa perusahaan Indonesia seperti Telkom, dan Kompas bahkan tidak segan-segan untuk menelpon pelanggan secara khusus dan meminta kritik dan saran secara langsung. Dengan begitu, Perusahaan bisa mengerti betul keinginan pasar mereka.

Keuntungan dari model bisnis ini adalah, perusahaan dapat menemukan ide-ide untuk pengembangan produk mereka secara lebih mendalam dan lebih banyak. Open innovation juga dapat mengurangi biaya untuk divisi Research and Development.

Open Business sendiri, merupakan transparansi antar divisi di suatu perusahaan. Model bisnis ini sangat disarankan sehingga timbul kepercayaan antar divisi yang biasanya menimbulkan sense of belonging para pekerja terhadap perusahaan, dan tentunya akan meningkatkan kualitas pekerjaan para pekerja.

Open business juga merupakan suatu usaha perusahaan untuk mendapat kepercayaan masyarakat dan pemegang saham, serta meningkatkan loyalitas pelanggan.

Untuk saat ini, open innovation dan open business model lebih efektif daripada closed innovation, terutama bagi perusahaan IT dan teknologi. Biasanya, pada model bisnis ini, perusahaan belum berencana mendapat profit ketika produk/inovasi diluncurkan dalam waktu dekat. Tapi tentu saja perusahaan telah memprediksi profit yang jauh lebih besar dalam jangka panjang.

Starbucks vs Joger

Banyak loh, perusahaan kreatif. Iya dong, kalo nggak kreatif, mereka tidak akan bisa survive. Toyota, MCD, Starbucks dan bahkan Microsoft masih terus mengejar pasar mereka dengan kekreatifan.

Dan bagi saya, perusahaan yang paling kreatif dan menginspirasi adalah Starbucks.

Starbucks berhasil mengubah secangkir kopi menjadi fenomena yang mendunia. Dari anggapan akan “kopi adalah minuman rumahan” menjadi lifestle yang dibanggakan. Starbucks juga percaya diri membangun pasar yang berbeda sehingga memdapatkan pelanggan yang loyal. Sejak saat itulah, banyak merek lain yang berbondong-bondong mengikuti dan terinspirasi dari strategi marketing Starbucks.

Kenapa sih memangnya?

Dulu, perusahaan menjual produk pada pasar yang sudah ada. Namun starbuck justru menciptakan pasar sendiri, dan pasar itu pun kemudian menjadi targrt produk lain yang bermunculan. Dan Starbucks benar-benar mengubah mindset semua orang tentang kopi. Hal inilah yang membuat saya menarik kesimpulan bahwa Starbuck merupakan perusahaan paling kreatif, bahkan bila dibandingkan dengan Microsoft.

Dalam membangun bisnis yang tergolong baru pada waktu itu, perusahaan Starbucks mengalami tantangan terberatnya dengan penolakan masyarakat yang begitu fanatik. Bahkan ada yang menyebarkan surat ber kop Starbucks yang mengumumkan ditutupnya gerai-gerai Starbucks.

Produk lokal juga tidak kalah kreatif looh.

Contohnya Joger dengan kata-kata kreatif yang tidaK pernah habis dan selalu menarik dibaca.. Selsain itu, Joger berpegang teguh pada nilai yang ditanamkan pemiliknya.

Totalitas. Begitulah pandangan saya akan Joger. Joger bahkan membuat ruang belanja yang hanya bisa dilalui dengan pintu yang sangat kecil yang bahkan tingginya tidak mencapai 1 meter. Hal ini tentu saja untuk menghibur para pelanggan dengan ‘value’ Joger yang nggak ada matinya.

Ngiri sama Negara yang Kreatif

Dubai merupakan salah satu negara kaya dari Uni Emirat Arab. Pendapatan terbesarnya berasal dari jasa dan hasil tambang. Dengan kekayaan yang melimpah, untung saja, Dubai ‘dikaruniai’ kekreatifan untuk ‘membuang’ uangnya. Dan menurut saya, Dubai merupakan negara yang paling kreatif.

Berikut ini adalah bukti dari kekreatifan Dubai…
Gedung yang dapat berputar dan ramah lingkungan. Gedung ini memiliki turbun angin besar untuk menyediakan energi yang dapat digunakan di dalam gedung itu sendiri. Uniknya, setiap lantai pada gedung ini dapat diputar untuk mendapatkan ‘view’ yang bagus.

Pantai yang sejuk. Dubai memanjakan turis nya dengan membuat pipa penyerap panas di bawah pasir pantai agar tidak panas yang dikendalikan melalui sistem komputer. Dubai juga berencana membuat kipas angin raksasa di pantai tersebut agar turis merasa sejuk walau suhu asli mencapai 45 derajat.
Hotel bawah laut pun merupakan inovasi Dubai. Dubai membangun hotel bawah laut terbesar, dengan 220 kamar yang berbentuk seperti gelembung. (waah, unyu ya). Tamu dimanjakan dengan terowongan sepanjang 515 m dilengkapi dengan kereta untuk melihat keindahan bawah laut.

Ski indoor terbesar terletak di Mall Emirate. Dan luas arena ski indoor ini mencapai 3 kali luas lapangan bola. Waw, bayangkan saja hal-hal yang bisa Anda lakukan disana sambil ber-ski ria. Bahkan di dalam nya terdapat lapangan tennis agar pengunjung memiliki pilihan lain.
Berhubung Dubai tidak unggul dalam bidang pertanian karena kondisi lahannya, Negara dengan kreatifitas yang tinggi membangun sistem pertanian luar biasa yang disebut “vertical farm”. Udara yang masuk ke sistem didinginkan dengan air laut hingga menjadi air untuk menyirami lahan. Namun proyek ini masih dalam tahap pembangunan dan masalah yang paling terlihat adalah harga.

AC Towers merupakan gedung dengan 100 lantai yang di desain sedemikian rupa sehingga udara ruangan berasal dari ruangan yang lain dan udara menjadi sejuk (sekitar 10 derajat C) tanpa AC. Di saat global warming menjadi isu besar, gedung seperti ini pasti menjadi pilihan dan banyak dilirik pecinta lingkungan.

Palm Island. Wah, tempat yang satu ini benar-benar membuktikan kekreatifan Dubai. Bingung dengan uang dan laut yang berlimpah, Dubai langsung saja menguruk tanah di laut dan menjadikannya komplek.

Dengan kekeayaan yang berlimpah itu, masyarakat Dubai tetap berpegang teguh pada nilai moral negara timur, bahkan tidak terpengaruh sedikitpun oleh kebudayaan barat. Masyarakatnya kebanyakan mengenakan jubah panjang dan cadar. Bahkan aparat Dubai pernah menangkap seorang turis yang berpakaian mini di mall, dan turis yang berciuman di sebuah restoran.

The most important innovation for my imagination

Dasarnya, saya suka ilmu astronomi dan gelombang, dan saya menyukai hal-hal yang tidak pasti (probabilitas tinggi), dan berimajinasi. Karena itu, Penemuan penting dan paling membuat saya kagum adalah teori relativitas oleh Albert Einstein. Seperti yang diketahui semua orang, teori inilah yang melesatkan nama Einstein dibanding ilmuwan lainnya.

Einstein menemukan bahwa hakikat alam semesta dengan segala keberagaman, kemajemukan, dan segala sistemnya bersifat relatif antara satu dengan yang lainnya, kecuali patokan yang sangat absolut, yaitu kecepatan cahaya. Berat sebuah benda bisa berubah pada tingkat gravitasi yang berbeda. Tapi bahkan, massa benda (yang pada awalnya dianggap mutlak) pun dapat berubah seiring penghitungan mendekati kecepatan cahaya. Juga tentang jam yang berdetak lebih lambat dan proses biologis di tubuh manusia yang lebih lambat dari biasanya bila kita bergerak dengan kecepatan tertentu.

Dosen pernah bilang, katanya “kalo ilmuwan menemukan suatu teori, pasti ada ilmuwan lain yang berpikiran sama”. Emang iya banget sih. Tapi kok kalo dipikir-pikir, sepertinya nggak berlaku bagi temuan Einstein yang satu ini. Pemikiran “segalanya relatif, by Einstein” sangat diluar kemampuan berpikir dan berimajinasi orang rata-rata, bahkan yang jenius. Karena pada waktu itu, semua telah memiliki ukuran yang pasti. Dan menurut saya, kalo Einstein nggak ada, mungkin sekarang pun kita belum menemukan teori itu. Mungkin masih menunggu beberapa puluh tahun lagi sampai akhirnya manusia menemukan teori yang luar biasa.

Nah karena itulah penemuan ini sangat penting. Umat manusia jadi mulai berimajinasi tentang seberapa besar alam ini dengan dimensi ruang dan waktu. Mungkinkah kita pergi menembus waktu, dan apakah dunia ini paralel atau hanya memiliki satu waktu yang terus berjalan.

Lalu bagaimana dengan pemikiran: ada diri kita yang lain di alam semesta lain, yang bahkan kita tidak akan mampu pergi kesana dengan teknologi apapun”, atau “apakah kiamat hanya akan terjadi di alam semesta kita (dimensi ruang dan waktu kita)?”. –oke, pemikiran tersebut hanyalah imajinasi saya setelah mengetahui teori relativitas. Tapi mungkin saja kan?